Pertama Kali Membuat Subtitle Film : Holes (2003)

Hari terakhir di Bulan Januari 2015! Wah.. gak terasa sebulan udah lewat. Padahal rasanya kayak baru kemaren tahun baru. Heuheu

Sekarang saya mau berbagi cerita seputar percobaan pertama saya membuat subtitle film. Seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya, belakangan ini saya mencoba hal baru yang iseng-iseng tapi semoga berguna nantinya. Itung-itung ngasah kemampuan berbahasa Inggris dan Indonesia yang baik dan benar, yang enak dibaca untuk percakapan..

Continue reading Pertama Kali Membuat Subtitle Film : Holes (2003)

Seandainya

A post from a long long time ago. Just a reminder.

Meracau

Kata ini saya pelajari maknanya ketika berada di SMP kelas 1.

Seandainya merupakan salah satu contoh kata pada majas pengandaian.

 

Seandainya. Jikalau. Jika. Andai saja. Kalau.

Kamu suka sastra? Tulislah kalimat-kalimat indah dengan padanan kata-kata dari majas pengandaian ini, tulis, baca, dan lihat berulang-ulang.

Padanan kata-kata bagus ini akan sangat indah jika terbit menjadi novel yang terkenal dan menghasilkan. Tapi lain halnya jika kata-kata ini terlontar di saat rambutmu memutih, kulitmu yang sudah mengeriput dan tubuhmu yang sudah tidak lagi tegak.

Kata-kata ini hanya akan menambah suram mukamu yang sudah tua dan muram.

Jangan pernah menggunakan kata ini dikala umurmu senja nanti.

 

“Seandainya saya dulu masuk sini”

“Seandainya dulu saya coba itu”

“Seandainya saya dulu ke sana”

“Seandainya dulu saya lebih rajin”

Ahhhhh seandainya sajaaa…..

 

Just shut it all up. Lakukan semuanya. Sekarang. Selagi otot-ototmu masih kuat dan kencang. Selagi tulang-tulangmu masih kokoh menopang. Selagi suaramu masih…

View original post 22 more words

Membuat Subtitle

Oke. Udah 3 hari ini saya coba jadi ‘penerjemah’ teks film. Iseng sebenernya. Hehehe.

Berawal dari pencarian saya tentang film lawas tahun 2003, judulnya Holes. Gak tau kenapa tiba-tiba teringat sama film ini. Ini salah satu film box office pertama yang saya tonton (lewat dvd bajakan), dan saya sangat suka dengan alur ceritanya. So it’s kind of throwback. Semacam nostalgia.

Saya temukan link downloadnya di Indowebster. Ketemu, langsung donlot. Setelah itu saya cari-cari subtitle nya di IDWB juga gak ketemu, di subscene.com ada, tapi cuma bahasa Inggris. It’s okay, downloaded.

Kelar nonton filmnya dengan sub English, saya kurang puas karena ada bagian yang gak dimengerti. Karena belakangan sering nonton drama Korea teks nya bahasa Indonesia, saya jadi agak susah mencerna teks bahasa Inggris. Nah tiba-tiba muncul sesuatu di otak saya, kalo saya udah cari kemana-mana gak ketemu teks Holes yang bahasa Indonesia, kenapa saya gak jadi orang pertama yang menerjemahkannya?

Berlanjut jadi semangat membara, saya pun mulai menerjemahkannya. Awalnya, diperkirakan teks film Holes yang berdurasi 2 jam ini akan selesai dalam waktu 12 jam. Kenapa semena-mena estimasi 12 jam? karena itu waktu yang diperlukan penerjemah teks Drama Korea Pinocchio untuk menerjemahkan ke Bahasa Indonesia dari sejak teks Bahasa Inggris diupload. Pagi udah ada teks English, biasanya siang atau sore baru ada yg Bahasa Indonesia.

Singkat cerita dua belas jam telah berlalu, dengan disela makan minum dan ke kamar mandi, hasilnya? Tidak sampai setengahnya. bahkan seperlima pun gak sampe. Dari 10ribu baris, saya baru menyelesaikan 1500 baris! Wooghh baru sekarang saya sadar ternyata berat jadi penerjemah subtitle. Naluri kepo saya memberontak, saya penasaran kok bisa si penerjemah-penerjemah drama korea ini sebegitu tahan bantingnya.

Saya surfing di internet, lalu terdampar di forum MINDS Indowebster. Bagi penonton drakor, pasti familiar dengan nama ini. Selayaknya Lebah Ganteng yang spesialis film-film box office, MINDS ini spesialis drama televisi yang kebanyakan drama korea. MINDS singkatan dari My Indonesian Subtitles, merupakan tim penerjemah subtitle dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Mereka adalah sebuah tim, bukan perorangan. Satu tim terdiri dari 3-4 orang. Tim ini terbentuk secara online dengan sistem sukarela. Jadi bila ada sebuah drama terbaru yang kira-kira banyak peminatnya, penerjemah bisa mengajukan diri untuk mentranslate-kannya. Sampai ada 3 orang yang mengajukan diri barulah tim ini ditutup dan ditugaskan untuk menerjemahkan dari episode pertama sampai terakhir. Subtitle yang telah diterjemahkan akan diaudit oleh tim editor atau oleh sesama mereka sendiri.

Nahh dari yang saya baca barulah saya ngeh kalo wajar mereka bisa kejar tayang secepat itu, karena satu subtitle dikeroyok sama 3 sampe 4 orang. Lah saya? Gimana dengan subtitle yang lagi saya garap? Haha mungkin sekitar 2-3 hari lagi baru launching dan akan saya post di subscene.

Well, membuat subtitle memang gak mudah, kalo durasi filmnya lama buangeet sampe sejam 2 jam. Gimana kalo durasinya cuma 3-4 menit? Ini baru menarik.

Baru-baru ini saya habis nonton videonya Tyler Oakley yang judulnya Hear Me Out. Nonton disini:

Di video ini Tyler lagi berkampanye kepada para Youtuber, atau siapa saja yang nonton Youtube, untuk memberi subtitle di video-video Youtube. Setelah nonton video salah seorang Youtuber yang tunarungu yang bilang kalo dia ingin sekali mengerti video-video yang bermanfaat di Youtube, tapi sayang sekali dia gak bisa dengar. Untung kalo video itu ada subtitle nya, tapi kalo gak? Dia gak bisa enjoy Youtube sebagaimana orang-orang normal lainnya.

Nah, dari situ si Tyler ini tergerak untuk membantu dan menyuarakan keinginan si Youtuber ini dengan bikin video kampanye yang sama juga. Selain itu dia juga bongkar semua video-video lamanya dan dikasih subtitle Inggris satu-satu. Bagi siapa yang ingin menerjemahkannya ke dalam bahasa lain dipersilahkan.

Saya amazed ya, mantep juga idenya. Langsung saya ikutin caranya gimana terjemahin video ini ke bahasa lain, maksud saya videonya ini mau saya terjemahin ke Bahasa Indonesia. Itung-itung ini pengalaman pertama saya terjemahin subtitle Youtube, kenapa gak? Eh ternyata setelah dicek Bahasa Indonesia nya udah ada dong. Dan mantepnya lagi, video ini udah diterjemahin ke lebih dari 50 bahasa! Wooww

Dua hari berselang, dilatarbelakangi sama-sama terinspirasi dari Tyler Oakley, seorang chef bernama Jamie Olliver yang punya acara TV Jamie’s 15-Minute Meals juga bikin video yang sama. Ketika saya cek belum ada bahasa Indonesia nya, langsung saya ambil kesempatan ini untuk menerjemahkannya.

Berikut ini skrinsut step by step menerjemahkan subtitle di Youtube. Pertama tekan tombol gear setting di kanan bawah video.

UntitledUntitled

Tekan simbol setting –> Subtitel/Teks –> Tambahkan subtitel/teks. Maka akan muncul window baru di bawah ini.

Untitled2Untitled2

Di halaman ini sudah ada teks aksli dari videonya. Tugas kita cuma tinggal mengartikannya dan diketik ke dalam kotak yang ada di bawahnya. Video berdurasi 1 menit 50 detik ini butuh waktu untuk saya terjemahkan kurang dari 5 menit. Betapa mudahnya dibanding terjemahin teks film! Nah, setelah itu tekan tombol Kirim Masukan yang ada di kiri bawah atau kanan bawah halaman. Dan Tada!Untitled2Kita dapat pemberitahuan bahwa subtitel kiriman kita sudah dikirim untuk dimoderasi oleh si pemilik video. Tinggal menunggu diterima, dan kita sudah bisa menonton video dengan teks yang kita terjemahkan.

Mudah ya? Gimana, ada yang berminat ngisi waktu luang dengan terjemahin subtitle? Itung-itung bahasa asing kita semakin terasah (dalam hal ini bahasa Inggris, kalo saya), kita juga dapat pahala. Ya gak?

Semoga tulisan ini bermanfaat ya. Selamat menerjemahkan!

Rejeki

This is just a reminder to myself, I hope I could achieve the target in the beginning of March 2015.

Semester ini sudah berlalu tepat 7 hari yang lalu. Tanggal 19 Januari 2015 adalah hari pertama kuliah di semester ini. Selasa yang lalu adalah bimbingan pertama kali dengan dosbing. Harapannya di minggu-minggu selanjutnya saya bisa bimbingan 2 kali seminggu. Dengan begitu diusahakan sudah 8 kali bimbingan di pertengahan Februari.

Sedangkan aplikasi yang sedang dibuat belum berfungsi dengan sepenuhnya, masih ada modul-modul yang belum dilengkapi. Dengan mengusahakan seringnya bimbingan dan konsultasi dengan dosen dan orang terdekat, saya berharap bisa menghadapi ini semua.

Tiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Bagaimana cara memecahkannya? Dengan mendiskusikannya. Kalo selamanya diam, gak akan ada yang tahu kalo kamu punya masalah. Ketika stuck tapi malah gak terbuka, itu namanya sama aja dengan menggali lubang kubur sendiri. Percayalah dengan orang-orang yang patut dipercayai. Terbukalah. Jangan dipendam sendiri. -Ayah

Masalah itu… sama seperti rejeki. Sama-sama harus dibagi-bagi. Jangan dipendam sendiri.

FIGHTING!

Sugar, Yes Please

I’m not a big fan of Maroon 5. But definitely I like their catchy songs. Last year it’s Animals and Maps. Let me remember else… there are She Will Be Loved, Daylight, If I never see your face again, Makes Me Wonder, Payphone, Sunday Morning, Wake Up Call, Won’t go home without you. I remember, first time listening to Maroon 5 song, it’s This Love. It really is great.

Today I just wanna copied-pasted type the lyrics of their newest song, it’s been released for about a week now. It’s January 13th 2015 this song was released. Here we go..

I’m hurting, baby, I’m broken down
I need your loving, loving
I need it now
When I’m without you
I’m something weak
You got me begging, begging
I’m on my knees
I don’t wanna be needing your love
I just wanna be deep in your love
And it’s killing me when you’re away
Ooh, baby, ’cause I really don’t care where you are
I just wanna be there where you are
And I gotta get one little taste
Sugar
Yes, please
Won’t you come and put it down on me
I’m right here, ’cause I need
Little love and little sympathy
Yeah you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Sugar
Yes, please
Won’t you come and put it down on me
My broken pieces
You pick them up
Don’t leave me hanging, hanging
Come give me some
When I’m without ya
I’m so insecure
You are the one thing, one thing
I’m living forI don’t wanna be needing your love
I just wanna be deep in your love
And it’s killing me when you’re away
Ooh, baby, ’cause I really don’t care where you are
I just wanna be there where you are
And I gotta get one little tasteSugar
Yes, please
Won’t you come and put it down on me
I’m right here, ’cause I need
Little love and little sympathy
Yeah you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Sugar! (Sugar!)
Yes, please (Yes, please)
Won’t you come and put it down on me

Yeah
I want that red velvet
I want that sugar sweet
Don’t let nobody touch it
Unless that somebody’s me
I gotta be a man
There ain’t no other way
‘Cause girl you’re hotter than southern California Bay

I don’t wanna play no games
I don’t gotta be afraid
Don’t give all that shy sh-t
No make up on
That’s my

Sugar
Yes, please
Won’t you come and put it down on me (down on me!)
Oh, right here (right here), ’cause I need (I need)
Little love and little sympathy
Yeah you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Sugar! (Sugar!)
Yes, please (Yes, please)
Won’t you come and put it down on me

Sugar
Yes, please
Won’t you come and put it down on me
I’m right here, ’cause I need
Little love and little sympathy
Yeah you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Sugar
Yes, please
Won’t you come and put it down on me

Here where you can download the song : Maroon 5 – Sugar
Oh ya, Btw What I love the most about this song is not about the lyrics. It’s the video clip. It’s hard to resist the big smile in your face while watching this. You’ll be very happy after watching this. This is the best part.

5 Youtube Channel Yang Wajib diSubscribe!

Hmm sebenarnya susah memilih 5 diantara sederet daftar panjang subscription di Youtube saya. Karena hampir semua update di setiap channel selalu saya tonton tiap konek ke internet, walopun gak semua. Ketika lagi gak ada kerjaan, Facebook bosan, Twitter gak penting semua, Instagram lemot lewat desktop, WordPress lagi males baca, inilah saatnya Youtube jadi harapan di saat butuh hiburan. Dengan mensubscribe beberapa channel di bawah ini, dijamin dunia mayamu jadi lebih berwarna, ciyus.

Inilah 5 daftar channel yang saya rekomendasikan untuk disubscribe untuk melengkapi opsi hiburanmu di waktu senggang.

Pertama TheFineBros

TheFineBros adalah channel yang dibentuk oleh kakak-beradik Benny dan Rafi Fine. Channelnya terdiri dari banyak series: REACT series, SPOILER series, INAPROPRIATE PARENT series, dll. Yang bikin saya memfavoritkan TheFineBros ini karena REACT series nya, kenapa? Karena REACT series ini merekam reaksi orang-orang, lucu dan amazed aja liat reaksi orang-orang pas diperlihatkan sesuatu yang belum pernah dia liat sebelumnya. REACT series ini terdiri dari 4 macem : Kids React, Teens React, Elders React, sama Youtuber React. Sekarang REACT series punya channel sendiri namanya REACT , tapi walopun ada channel sendiri, mereka masih suka upload video react di TheFineBros juga.

Nih salah satu video Elders React favorit saya:

Youtuber React :

Teens React :

Kids React :

Kedua Laura In The Kitchen

Bagi pecinta masak, dan tentunya makanan, wajib subscribe channel ini. Karena makanan yang dibikin sama Laura Vitale bener-bener menggugah selera. Selain host nya cantik, suara nyaring dan artikulasinya jelas, resep-resep di videonya juga terlihat simpel dan mudah. Di bawah ini salah satu videonya, coba nonton tanpa menelan ludah.

Ketiga Nigahiga

Channel ini sangat saya rekomendasiin buat anak muda yang kreatif, suka humor, dan suka film. Nigahiga adalah channel bergenre komedi punyanya Ryan Higa. Hampir semua videonya berbau humor kecuali Draw My Life dan  Fruit Ninja Fail. Coba nonton dua video di bawah ini sebelum akhirnya mensubscribe. P.S : semoga terbiasa dengan cara bicaranya yang secepat kilat.

Keempat The Slow Mo Guys

Have a curiousity to look into detail? Go ahead subscribe this channel. In this channel mostly about science. Try to look at this. This is awesome.

Kelima FullyRawKristina

Craving for healthy lifestyle? Subscribe ke channel ini bisa jadi salah satu pilihan. Kristina Carillo Bucaram salah satu inspirasi di dunia raw vegan. Dia sangat kreatif dalam bereksplorasi dengan hidupnya sebagai vegetarian. Gak cuma membeberkan tips dan trik, tapi dia juga menyajikan resep makanan -yang kita kira dimasak-. Coba bandingkan makanan yang ada di video ini sama makanan yang sering kita lihat di toko kue, atau restoran-restoran, hampir gak ada bedanya.

Sekian dulu list channel Youtube kali ini, besok-besok saya post channel lainnya yang gak kalah menarik. Ciao!

Bus Primajasa Garut/Tasik-Lebak Bulus

Kemarin saya balik lagi ke Bandung dari Jakarta dengan bus favorit idaman mahasiswa. Kenapa favorit? Ya karena murahh 😀 😀 😀

Okeh, sekarang tarif bus ini sebenernya gak bisa dibilang murah lagi sih, tapi tetep jadi yang termurah diantara semua tarif bus yang pada melangit. Kalo ngomongin inflasi, saya merasa sangat tua sekarang. Karena saya pernah merasakan makan dengan porsi yang bikin kenyang hanya dengan Rp5000 saja. Sekarang? Lima ribu cuma dapet nasinya doang 😥

Nah, balik lagi ke bus tadi, ada apa dengan si bus? Ga ada apa-apa sih, cuma mau sekedar share doang pengalaman naik bus ini selama hampir 6 tahun…

Pertama kali saya naik bus Primajasa yang jurusan tujuannya Lebak Bulus (bisa dari Garut maupun Tasikmalaya), jujur rasanya merinding disko. Dengan iming-iming tarif yang sangat miring –tahun 2009 tarifnya masih 26ribu– saya harus menaiki bukit menempuh jejak tanah yang curam, selalu licin kalo hujan, dan lokasinya dekat tempat pembuangan sampah. Gak cuma itu, sesampainya di atas bukit –ini bukit bukan sembarang bukit–, saya harus nyetop bus yang melaju dengan kecepatan tinggi. Itu artinya saya harus siaga penuh, memantau tulisan GARUT-LB.BULUS atau TASIK-LB.BULUS di setiap bus putih yang lewat dari ujung jalan. Loh, kok jalan? Tadi katanya bukit?

Nah ketahuan deh ini bukan bukit, tapi jalan layang tol! 😀 =))

Hadeeeh ga tau dah apa yang ada di pikiran saya yang polos itu. Yang jelas saya ikut sesuai instruksi. Menurut instruksi, selain pandangan harus tajam membaca tulisan tiap bus, saya juga harus siaga memantau mobil atau manusia berseragam dinas. Entah itu seragam polisi atau seragam Jasa Marga (perusahaan yang punya jalan tol). Kenapa? Karenaaaa ini ilegal kawan-kawan.. Yaiyalah mana ada kendaraan boleh berhenti di jalan tol, namanya juga jalan bebas hambatan.. (kecuali darurat dan macet ya..–eittsss macet di jalan tol? Hanya di Indonesia!)

Singkat cerita, saat itu saya sampai di Lebak Bulus dengan selamat. Percobaan pertama berhasil, saya jadi nagih, tiap pulang dan pergi dari rumah abang yang berlokasi di Tangerang Selatan ke Bandung selalu naik bus primajasa ini. Walau tarifnya naik secara berkala seiring naiknya BBM, pertama 26ribu, lalu 30ribu, terus 35ribu, dan yang terupdate 38ribu.. Dari jaman belum ada travel Umbara (travel baru yang beroperasi Bandung-Tangsel) sampai terminal lebak bulus pun udah gak ada lagi.. bus jurusan ini masih tetap jadi favorit saya karena kemurahan dan fasilitasnya.

Apa aja fasilitas bus primajasa Garut/Tasik-Lebak Bulus? Kalo Bus Primajasa jurusan Bandung-Lebak Bulus seat nya 2-2, full AC, ada smoking room, dan ada toiletnya. Kalo bus yang ini minus toilet, plus kursi satu. Yep, fasilitasnya seat 2-3, full AC, dan ada smoking room. Udah gitu aja, gak jauh beda kan fasilitasnya? Tapi kalo soal harga beda jauuuhhhh. Primajasa Bandung-Lb.Bulus yang terbaru 75ribu, sedangkan si garut/tasik setengahnya. Makanya saya bilang, ini masih jadi favorit..

Nah.. terus selama hampir 6 tahun ini ada beberapa kejadian menarik dan memorable seputar pulang-pergi Jkt-Bdg dengan bus ini..

  • Pertama : ketika nunggu bus buat nyetop saya dan Lia pernah kepergok sama Jasa Marga terus disita KTP nya.. Katanya kami harus ngambil sendiri ke kantor Pusatnya di Jl.Pasteur sana, akhirnya saya dapat kembali KTP nya dengan proses panjang investigasi dan tanda tangan surat segala macem..
  • Kedua : Ketika jalan masuk naik ke tol itu udah ditutup beton rapi sama Jasa Marga, saya melakukan observasi jalan masuk alternatif lain, dan ketemu lewat Jl. Adhyaksa Sukapura.
  • Ketiga : Sekian lama berlalu, giliran Jl. Adhyaksa nya yang dibeton, saya balik lagi ke jalan semula, eh ternyata beton yang dulu udah dibobol.. dahsyat bgt emang masyarakat kita, termasuk saya yang secara gak langsung menikmati pembobolan ini LOL..
  • Keempat : Saya pernah naik bus yang di tengah2 perjalanan salah satu bannya bocor, meledak pas lagi kecepatan tinggi. Untungnya ban yang meledak ban belakang ya, yang ada 2. Formasi ban bus dan truk-truk gede kan depan 1-1, belakang 2-2. Jadi ketika meledak satu gak langsung terpeleset dan guling-guling, cuma agak meleng aja dikit, terus langsung berhenti dan ganti ban. Rasanya kayak udah kecelakaan aja, penumpang pada panik luar biasa. Tapi si sopir gak langsung berhenti, dia tetep jalaan aja lumayan jauh sampe Pasar Rebo. Disanalah kami para penumpang ditransfer ke bus lain yang jurusannya sama.
  • Kelima : Saya pernah beberapa kali ngegembel di dalam bus gara-gara gak kebagian tempat duduk, saya harus berdiri sepanjang jalan bdg-jkt, atau ketika udah gak tahan lagi terpaksa saya duduk di lantai bus, udahlah gak mikir lagi apa bersih atau kotor, kaki udah gak tahan lagi..
  • Keenam : Saya pernah nunggu bus di atas tol sampe lebih dari sejam, karena semua bus garut/tasik-lb.bulus yang lewat pada penuh bahkan overload. Waktu itu hari terpanjang dan teribet sepanjang sejarah. Setelah nunggu sejam saya memutuskan untuk turun tol dan nyari travel, travel juga udah pada fully-booked. Akhirnya saya naik tol lagi, ke arah Cileunyi. Saya pikir mungkin kalo saya ke terminalnya langsung saya bisa dapat bus yang kosong, dan yang paling utama bisa dapat kursi. Sampailah saya di Terminal Cileunyi. Saya langsung amazed melihat lautan manusia nungguin bus. Ikutlah saya di dalam gerombolan bus yang ke lebak bulus. Bus pertama datang, orang-orang yang menunggu pada desak-desakan, udah kayak nonton konser, keringetan, panas, beberapa orang pada anarkis, tapi saya tetep sabar, saya nyerah di bus ketiga, saya cari warung dulu, makan minum dulu, pas datang bus ketujuh, saya langsung lari dan masuk ke dalam, dan saya dapet kursi kosong! Akhirnya! Yeay!
  • Ketujuh : Cobaan belum berakhir. Masih di hari yang sama, di hari teribet sepanjang sejarah itu, saya dan seluruh penumpang terjebak di jalan menuju Jakarta selama lebih dari 7 jam! Saat itu emang jackpot bgt gara-gara saya baru dapet busnya maghrib, itu emang waktunya rentan muacet, ditambah lagi lusanya lebaran haji. Udah dah.

Gitu deh kenangan saya seputar bus Primajasa Garut/Tasik-Lebak Bulus. Btw semua yang saya tulis barusan gak untuk ditiru ya! Kalopun mau niru ya siap-siap tanggung resiko kayak yang udah saya alamin. Yah sukur-sukur kalo gak kenapa-napa.. Pokoknya pinter-pinter liat peluang, selama trayek bus ini masih yang termurah, kita tetep hati-hati, gak ada polisi dan Jasa Marga, semua aman mudah-mudahan. Eh Pokoknya Don’t Try This At Home, or Road, or where ever.. 😛

Semalam pulang-pulang saya langsung buka laptop, sebelum ngoding (cailah ngoding!) saya ngetik dulu apa yang tercurah di kepala tentang apa yang udah saya alami selama 6 tahun ini yang berkaitan dengan pengalaman naik ini bus. Kenapa jadi throwback gini ya? Yahh mungkin gara-gara tadi sepanjang jalan di dalam bus dengernya lagu lawas Koes Plus, Novia Kolopaking, Pance Pondaag, dan Dewi Yul. Walaupun saya bukan generasi 70an, mau gak mau lumayan hapal lah lagu-lagunya secara inyak dan ayah kadang suka nyanyi ini lagu-lagu. Emang lah lagu lawas gak ada matinya, selalu jadi andalan para supir bus antar Kota antar Propinsi. Daripada penumpang mati gaya gak tau ngapain, mending ngelamunin kisah-kisah lama sambil dengerin lagu-lagu lawas yg melankolis haha… Ya apa iya?!

Btw nih ketemu lagu-lagu yang kemarin saya denger… Selamat ngelamun! Xixixi (ketawa taiwan)