Maksiat

Maksiat adalah candu.

 

“sekali kau melakukannya, selamanya kau akan punya keinginan untuk melakukannya lagi.”

 

“seperti yang kau lakukan pada shalat-shalatmu, kau merasa sesak dan menyesal karena melalaikannya hingga akhirnya kau lupa dan meninggalkannya. Di lain kesempatan, kau mencoba untuk melakukannya lagi. Kau mengira kali ini kau tidak akan lupa. Tapi kenyataan berkata lain. Kau lupa dan akhirnya meninggalkannya LAGI.”

 

 

“HAL INI SAMA HALNYA DENGAN BERJUDI. KAU BERTARUH DENGAN WAKTUMU. KAU BERTARUH DENGAN INGATANMU. KAU BERTARUH DENGAN KESADARANMU. PADAHAL KAU TAK BISA MENJAMIN SEGALANYA MASIH AKAN TETAP ADA. MASIH AKAN TETAP TERSISA. SESUNGGUHNYA SEMUA YANG ADA PADA DIRIMU ADALAH MILIK ALLAH. HAK ALLAH UNTUK MENCABUT APA2 YANG DITITIPKAN-NYA PADA HAMBA-NYA KAPANPUN IA KEHENDAKI. SEHARUSNYA KAU SADAR AKAN HAL ITU.”

 

 

Jadi janganlah kau melalaikan perintah Allah jika sudah sampai pada waktunya. Jangan pernah kau tidur untuk kesekian kalinya padahal kau tahu saat itu sudah masuk waktu shalat.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s